BERITADAERAH

HUT 16 PASATA : Gelar Hiburan Rakyat dan Santunan Anak Yatim

107
×

HUT 16 PASATA : Gelar Hiburan Rakyat dan Santunan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, TOMBAKRAKYAT.com— Perayaan Hari Jadi Pasar Wisata Tawangmangu ke-16, Minggu (11/5/2026) berlangsung meriah. Rangkaian acara diisi hiburan rakyat berupa seni reog pada sore hari, dilanjutkan santunan anak yatim dan hiburan orkes pada malam harinya.

 

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Tawangmangu, para pedagang, jasa angkut, pengelola parkir, hingga masyarakat yang selama ini beraktivitas di kawasan Pasar Wisata Tawangmangu.

Anggota DPR RI, Yuliatmono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu pijakan untuk memperkuat citra Kabupaten Karanganyar, khususnya Tawangmangu, sebagai destinasi wisata unggulan.

Baca Juga  Presiden Prabowo Tinjau Banjir Langkat

 

“Di Kabupaten Karanganyar, khususnya Tawangmangu, banyak potensi wisata alam maupun seni tradisional yang menjadi ikon tersendiri. Ini menunjukkan bahwa Tawangmangu adalah kota kecil yang aman, bersih, dan sangat layak menjadi destinasi wisata unggulan,” ujarnya.

 

Ia juga menilai keberadaan Pasar Wisata Tawangmangu menjadi salah satu daya tarik daerah, terlebih dengan kondisi pasar yang dinilai bersih serta didukung pengelola parkir yang ramah dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Kirab Budaya Sadranan Desa Pereng Prambanan Jadi Wujud Pelestarian Tradisi Dan Gotong Royong Warga

 

“Pasar yang bersih serta pengelola parkir yang santun dan bertanggung jawab menjadi nilai lebih bagi wisatawan yang datang ke Tawangmangu,” tambahnya.

Sementara itu, pengelola Pasata, Pupung, berharap keberadaan Pasar Wisata Tawangmangu mampu terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

 

“Kami berharap Tawangmangu dengan pasar wisatanya, ditambah pengelola parkir yang santun, ramah, dan bertanggung jawab, dapat membawa kemajuan ekonomi yang lebih baik ke depan,” kata Pupung.

Baca Juga  Bantuan Beras Tak Merata,Forum Membangun Desa Aceh Tenggara menilai  Dapat Memicu Kericuhan di Masyarakat

 

Ia menambahkan, pihak pengelola berkomitmen menjadikan Pasar Wisata Tawangmangu sebagai ikon Kabupaten Karanganyar. Selain itu, kegiatan hiburan rakyat dan santunan anak yatim direncanakan akan digelar secara rutin setiap tiga bulan sekali.

 

“Acara seperti hiburan rakyat dan santunan anak yatim ini akan kami adakan rutin setiap tiga bulan sekali sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus hiburan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *