BERITAHUKUM & KRIMINAL

Ketua BPPKB HDS M. FARHAN SH.MH Siap Tempuh Jalur HUKUM Dan Gelar aksi DEMO, Sunat Masal tidak bisa buang urine Jalani 6kali Oprasi

51
×

Ketua BPPKB HDS M. FARHAN SH.MH Siap Tempuh Jalur HUKUM Dan Gelar aksi DEMO, Sunat Masal tidak bisa buang urine Jalani 6kali Oprasi

Sebarkan artikel ini

JONGGOL, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT, TombakRakyat.com_Ketua BPPKB HDS Kabupaten Bogor, M. Farhan, SH., MH., menerima pengaduan keluarga seorang anak yang mengalami masalah kesehatan setelah mengikuti kegiatan sunat massal di PT Pedral Izumi Manufacturing pada 27 Juli 2026. Kegiatan tersebut melibatkan tenaga medis dari RS Permata Jonggol.

Berdasarkan keterangan keluarga, setelah menjalani tindakan sunat, anak tersebut langsung mengalami tidak bisa buang urine sehingga harus segera dilarikan ke RS Permata Jonggol untuk mendapatkan penanganan medis pada hari yang sama.

Dalam penjelasan yang disampaikan keluarga, salah satu dokter yang melakukan sunat menyebut adanya dugaan kelainan pada alat kelamin pasien. Namun, kondisi medis tersebut masih memerlukan penjelasan lebih lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan dan dokumen medis yang bersangkutan.

Baca Juga  MOBIL CARRY PICKUP HITAM DIDUGA ANGKUT TABUNG GAS LPG TERTUTUP TERPAL DI ALTERNATIF CIBUBUR, ASAL DAN TUJUAN DISTRIBUSI JADI SOROTAN

Sejak kejadian pada 27 Juli 2026 hingga saat ini, pasien disebut telah menjalani 6kali operasi serta perawatan jalan. Meski berbagai upaya medis telah dilakukan, keluarga mengaku belum melihat perkembangan kondisi yang diharapkan.

Pihak RS Permata Jonggol juga disebut menyarankan agar pasien dirujuk ke RS Sentra Medika Cibinong untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran keluarga terhadap kesehatan dan masa depan anaknya. Merasa membutuhkan pendampingan, keluarga akhirnya mengadukan persoalan tersebut kepada Ketua BPPKB HDS Kabupaten Bogor, M. Farhan, SH., MH., untuk meminta bantuan dalam memperjuangkan hak pasien sekaligus mempertimbangkan langkah hukum.

M. FARHAN sh.mh SIAP KAWAL KASUS DAN GELAR AKSI DEMONSTRASI

Baca Juga  Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Kodim 0708/Purworejo Perketat Patroli Pengamanan Wilayah

M. Farhan sh.mh menyatakan siap mengawal pengaduan keluarga pasien agar mendapatkan kejelasan dan penanganan yang semestinya.

BPPKB HDS juga menyampaikan rencana untuk melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan desakan agar pihak-pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kronologi kejadian, penanganan medis, serta tindak lanjut terhadap kondisi pasien.

Langkah hukum juga akan dipertimbangkan sesuai hasil klarifikasi dan bukti yang tersedia. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga memperoleh kejelasan mengenai hak pasien dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Meski demikian, penyebab pendarahan, kondisi medis awal pasien, serta ada atau tidaknya dugaan kelalaian dalam tindakan medis harus diperiksa secara objektif oleh pihak yang berwenang. setelah sunat tidak bisa buang urine serta-merta membuktikan adanya kelalaian medis.

Baca Juga  Satu Tahun Berlalu Tanpa Solusi, TPI Tawang Belum Mampu Bayar Tunai Hasil Lelang Nelayan

PT PEDRAL IZUMI MANUFACTURING DISEBUT SIAP BERTANGGUNG JAWAB

Di tengah persoalan yang masih berlangsung, pihak PT Pedral Izumi Manufacturing disebut menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab hingga pasien dinyatakan sembuh.

Pernyataan tersebut menjadi hal penting yang perlu diperjelas dalam bentuk komitmen dan tindak lanjut nyata, khususnya terkait biaya pengobatan, kebutuhan operasi lanjutan, rencana rujukan, serta pendampingan selama proses pemulihan pasien.

Keluarga tentu membutuhkan kepastian mengenai bentuk tanggung jawab tersebut agar perawatan anak dapat berlangsung secara berkelanjutan dan sesuai kebutuhan medis.

Karena itu, komunikasi antara keluarga, pihak perusahaan, dan rumah sakit perlu dilakukan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman serta memastikan kepentingan pasien tetap menjadi prioritas utama.