DAERAHSOCIAL & BUDAYA

Antusiasme Warga Warnai Kirab Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara

101
×

Antusiasme Warga Warnai Kirab Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara

Sebarkan artikel ini

JEPARA, TombakRakyat.com – 9 April 2026 – Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara, Kamis (9/4/2026). Prosesi budaya yang sarat nilai sejarah tersebut berlangsung meriah dan penuh khidmat, dimulai dari Pendopo Kabupaten Jepara hingga Makam Ratu Kalinyamat di Desa Mantingan, Kecamatan Jepara.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, bersama Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, tampak membaur dengan masyarakat dalam rangkaian kegiatan tersebut. Hadir pula jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Jepara serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Baca Juga  Bangunan Diwarnai Dugaan Prostitusi Dibongkar Paksa, Ternyata Milik......

Sebelum kirab dimulai, Bupati dan Wakil Bupati beserta tamu undangan menyaksikan pertunjukan sendratari yang mengisahkan perjuangan Ratu Kalinyamat, salah satu tokoh perempuan berpengaruh dalam sejarah Jepara. Pertunjukan tersebut menjadi pembuka yang memperkuat nilai historis peringatan hari jadi daerah.

Prosesi kirab “Buka Luwur” kemudian dimulai dari Pendopo Kabupaten Jepara menuju kompleks makam Ratu Kalinyamat di Desa Mantingan. Sepanjang perjalanan, iring-iringan kirab menampilkan pasukan berkuda yang menggambarkan sosok Ratu Kalinyamat, diikuti Bupati, Wakil Bupati, serta para pejabat Forkopimda.

Baca Juga  Panen Raya di Tempuran Sukses, Petani Tersenyum Harga Gabah Menggembirakan

Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tahlil dan penggantian luwur (kain penutup makam) di makam Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadirin. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang diikuti tokoh masyarakat dan warga setempat.

Perayaan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan sejarah, tetapi juga mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan menjadi bukti kuat bahwa tradisi kirab budaya masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Jepara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *