
BANDUNG, tombakrakyat.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung secara resmi membuka program Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan I dan II Lanjutan. Agenda ini diselenggarakan di Aula Kantor MUI Kota Bandung, Jalan Terminal Sadang Serang, pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan penguatan kapasitas ini dihadiri oleh 40 peserta yang merupakan ulama muda pilihan perwakilan dari seluruh delegasi MUI Kecamatan se-Kota Bandung.
Rangkaian acara yang berlangsung intensif sejak pagi hari ini diawali dengan kuliah umum yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum MUI Kota Bandung, Prof. Dr. KH. Miftah Faridl. Sepanjang hari, para peserta mendapatkan pembekalan materi-materi strategis keumatan. Mulai dari pemahaman mendalam mengenai kedudukan ulama dalam Islam, tafsir Al-Quran berbasis digital, sosiologi dakwah, hingga konseptualisasi politik Islam dalam konteks dinamika di Indonesia.
Dalam sambutannya sekaligus membuka dengan resmi acara tersebut, Sekretaris Umum MUI Kota Bandung, Dr. H. Asep Ahmad Fathurrahman, Lc., M.Ag., menegaskan bahwa program kaderisasi tingkat lanjut ini dirancang khusus sebagai ruang konsolidasi pemikiran bagi para ulama di tingkat akar rumput.
“Diadakannya PKU lanjutan ini merupakan wujud relaksasi, rekreasi, dan diskusi peran MUI Kota Bandung sebagai pelayan umat (khadimul ummah) sekaligus mitra strategis bagi pemerintah (shodiqul hukumah),” ujar Dr. Asep Ahmad Fathurrahman.
Lebih lanjut, forum ini secara khusus difokuskan untuk melakukan pemetaan dakwah kontemporer yang komprehensif. Langkah ini diambil guna menjawab berbagai pergeseran tantangan zaman, terutama di bidang dakwah digital. MUI Kota Bandung memberikan atensi dan sorotan tajam terhadap maraknya fenomena sosial negatif yang kini mengancam generasi muda. Di antaranya adalah jeratan judi online, maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal, kecanduan game online, prostitusi daring, penyimpangan LGBT, pergaulan bebas, hingga penyekatan dan pemutusan jaringan peredaran narkoba.

Melalui penyelenggaraan PKU Angkatan I dan II Lanjutan ini, MUI Kota Bandung berharap para delegasi kecamatan dapat bertransformasi menjadi benteng umat yang adaptif dalam menggunakan media digital. Dengan demikian, mereka mampu memproduksi konten edukatif sekaligus responsif dalam menghadirkan solusi keagamaan yang sejuk, moderat, dan solutif langsung di tengah masyarakat.
Penulis
Ahmad Nurun, S.H., M.H.
Sekjen PKU angkatan II












