BERITATECHNOLOGI & PENDIDIKAN

Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba 2026 Cheryl Ellena Gracia Ajak Pelajar Berani Tolak Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya

38
×

Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba 2026 Cheryl Ellena Gracia Ajak Pelajar Berani Tolak Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya

Sebarkan artikel ini
Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba Cherly Ellena Gracia Siswi SMA IPEKA Puri Indah, Jakarta (dok.istimewa)

JAKARTA, TOMBAKRAKYAT.COM – Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN) Indonesia Tingkat Provinsi 2026, Cheryl Ellena Gracia, mengajak seluruh pelajar untuk berani menolak penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA). Menurutnya, keberanian mengambil sikap menjadi salah satu langkah penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya.

Siswi SMA IPEKA Puri Indah, Jakarta, tersebut menilai bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA harus dimulai dari kesadaran diri dan lingkungan pergaulan. Pelajar perlu memahami bahwa perilaku berisiko tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang lumrah hanya karena sering ditemukan di sekitar mereka.

Dalam kehidupan sehari-hari, tekanan dari lingkungan pertemanan kerap menjadi tantangan tersendiri bagi remaja. Keinginan untuk diterima dalam kelompok terkadang membuat pelajar sulit menolak ajakan teman, termasuk ajakan yang dapat membahayakan kesehatan dan masa depan.

Baca Juga  Koramil 11 / Loano Bersama Warga dan Relawan Bersihkan Material Longsor di Desa Tridadi

Cheryl menegaskan pentingnya keberanian untuk menentukan pilihan secara mandiri serta tidak mudah terpengaruh oleh tekanan sosial.

“Karena itu, pelajar perlu memiliki keberanian untuk mengambil keputusan secara mandiri, termasuk menolak ajakan yang berpotensi membahayakan diri,” jelas Cheryl.

Ia menambahkan, pemahaman mengenai bahaya NAPZA perlu terus ditanamkan agar pelajar mampu membedakan pergaulan yang positif dan perilaku yang berisiko. Menurutnya, sesuatu yang berbahaya tidak seharusnya dibenarkan hanya karena dianggap biasa oleh lingkungan sekitar.

Penyalahgunaan NAPZA dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan kesehatan fisik dan mental, menurunnya konsentrasi belajar, hingga terganggunya hubungan sosial. Kondisi tersebut juga berpotensi menghambat pelajar dalam mengembangkan kemampuan, meraih prestasi, dan mewujudkan cita-cita.

Karena itu, Cheryl mengajak para pelajar untuk tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga berperan aktif menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat. Sikap saling mengingatkan, memberikan dukungan kepada teman, dan berani mengatakan tidak terhadap perilaku berisiko dinilai dapat menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

Baca Juga  Pemdes Mireng, Trucuk Salurkan Bantuan Sembako untuk 522 KK, Prioritaskan Kriteria Data Sens

Ia juga menekankan perlunya keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga, sekolah, dan masyarakat, dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan NAPZA.

Edukasi yang berkelanjutan di sekolah serta komunikasi terbuka antara orang tua dan anak menjadi faktor penting agar pelajar memiliki ruang yang aman untuk menyampaikan persoalan, termasuk tekanan dalam pergaulan yang mereka hadapi.

Sebagai finalis Duta Pelajar Anti Narkoba Indonesia Tingkat Provinsi 2026, Cheryl berharap semakin banyak generasi muda yang berani mengambil peran dalam mengampanyekan gaya hidup sehat dan menjauhi penyalahgunaan NAPZA.

Menurutnya, pelajar bukan hanya perlu mengetahui dampak buruk NAPZA, tetapi juga harus mampu menerapkan pengetahuan tersebut melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Anniversary ke 3 Media Wasp76news.com

“Saya juga ingin mengingatkan bahwa masa muda merupakan kesempatan berharga untuk belajar, mengembangkan potensi, meraih prestasi, dan mempersiapkan masa depan,” tegas Cheryl.

Ia mengingatkan bahwa setiap keputusan dalam pergaulan memiliki konsekuensi. Oleh sebab itu, kesehatan, keselamatan, dan tujuan hidup jangka panjang perlu menjadi pertimbangan utama sebelum mengambil suatu tindakan.

Cheryl berharap upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti meningkatkan pengetahuan, berani menolak ajakan yang membahayakan, serta mendukung teman agar tidak terjerumus dalam perilaku berisiko.

Dengan kesadaran dan keterlibatan aktif generasi muda yang didukung keluarga, sekolah, serta masyarakat, terciptanya lingkungan pergaulan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan NAPZA diharapkan dapat semakin diwujudkan.