KENDAL, TOMBAKRAKYAT.com ~ Ketidakdisiplinan jam praktik dokter kembali menjadi sorotan di sebuah Rumah Sakit Swasta Islam di Kabupaten Kendal. “A” dokter spesialis ortopedi yang dijadwalkan praktik pukul 10.30 hingga 15.30 WIB, faktanya membuat pasien menunggu hingga lewat pukul 16.00 WIB tanpa kejelasan.
Sejumlah pasien mengaku telah datang sejak pukul 10.00 pagi demi mendapatkan antrean awal. Namun hingga jam praktik seharusnya berakhir, pasien masih belum mendapat penanganan medis.
“Saya datang jam 10 pagi, dari tadi nunggu terus. Katanya praktik sampai jam setengah empat, tapi ini sudah jam empat lewat masih belum ditangani. Kalau begini buat apa ada jadwal?” keluh Kn (46), salah satu pasien dengan nada kesal.
Pengalaman pasien lain yang, sudah nunggu di ruang praktek dari jam 10.00, jam 02.00 harus pindah menunggunya diruangan lain, karena ruanganya mau digunakan dokter sift berikutnya. “Sudah duakali seperti ini, pindah nunggu ruangan lagi. Sudah jam empat antrian pertama saja belum dipanggil. ” ujar St (46)

Situasi ini dinilai mencerminkan buruknya manajemen waktu dan lemahnya pengawasan rumah sakit terhadap kedisiplinan dokter. Ketidaktepatan jam praktik bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan menyangkut hak pasien atas pelayanan kesehatan yang layak, manusiawi, dan profesional.
Pasien mendesak manajemen rumah sakit untuk tidak menutup mata terhadap keluhan yang terus berulang. Evaluasi menyeluruh terhadap kedisiplinan dokter serta sistem antrean dan penggunaan ruang praktik dinilai mendesak, agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Dalam layanan kesehatan, waktu bukan sekedar angka di jadwal, tetapi menyangkut kondisi dan keselamatan pasien. Ketika disiplin diabaikan, yang dikorbankan adalah masyarakat yang datang dengan harapan sembuh.












