SOLO,TombakRakyat.com – PT Wis Makmur Perkasa (WMP) yang bergerak di bidang pertambangan pasir di Klaten, bersama Waringin Emas Foundation menggelar bakti sosial (baksos) pengobatan gratis, baik medis maupun non-medis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Griya Terapi Suka Homespa, Rumah Bunda Ratna Adhiyana, S.H., di Jalan Slamet Riyadi, Solo, pada 10-11 Oktober 2026.
Kegiatan ini menyasar masyarakat umum, khususnya masyarakat menengah ke bawah yang kurang mampu, agar bisa mendapatkan layanan pengobatan gratis dari para praktisi yang ahli dan telah memiliki legalitas serta sertifikasi resmi.
Tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk mengenalkan manfaat pengobatan alternatif kepada masyarakat, sehingga masyarakat lebih peduli dan mengutamakan kesehatan.

Puluhan praktisi ahli hadir dalam acara tersebut, baik dari wilayah Solo Raya maupun dari luar kota Solo. Para praktisi tersebut memiliki keahlian yang berbeda-beda, di antaranya penanganan stroke, diabetes, kretek, totok punggung, bekam, hingga penanganan keluhan non-medis.
Ketua Waringin Emas Foundation, Bambang Tri Nugroho, mengatakan bahwa komunitasnya merupakan perkumpulan para praktisi yang telah memiliki payung hukum yang jelas.
“Waringin Emas Foundation dibentuk sebagai wadah sosial tempat berkumpulnya para praktisi yang sudah memiliki legalitas untuk melaksanakan kegiatan baksos pengobatan alternatif. Visi dan misi kami adalah bergerak untuk masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Bambang.
Menurutnya, komunitas ini juga menjadi tempat untuk saling bertukar pengalaman dan belajar bersama antar terapis.
“Kami menampung terapis pemula, kami bimbing, kami adakan pelatihan supaya bisa menjadi praktisi ahli sesuai bidangnya dan memiliki sertifikat yang menginduk pada ketetapan kementerian terkait,” imbuhnya.
Saat ini, Waringin Emas Foundation memiliki 34 anggota. Dalam pergerakan sosialnya, mereka aktif melakukan sosialisasi dari desa ke desa, kecamatan, hingga instansi pemerintahan agar kegiatan baksos tepat sasaran.
“Respon desa, kecamatan, dan instansi pemerintahan sangat baik. Mereka berterima kasih karena merasa terbantu. Warga sangat antusias,” ungkap Bambang.

Salah satu praktisi yang hadir, Raden Roro Siti Indah Fitriani, S.E., yang merupakan keturunan Paku Buwono (PB) III dan ahli terapi saraf kepala, totok wajah, totok aura, migrain, saraf kejepit, dan leher kaku, mengaku bersyukur bisa berpartisipasi jauh-jauh dari Kota Malang.
“Saya senang bisa bersilaturahmi dan membantu masyarakat supaya lebih sehat tanpa obat-obatan kimia. Teknik pengobatan saya bisa langsung dirasakan dan melancarkan peredaran darah tanpa efek samping,” ujar Indah.
Ia berharap Waringin Emas Foundation akan semakin bermanfaat, khususnya bagi masyarakat Solo dan sekitarnya.
Sementara itu, salah satu warga penerima manfaat, Ronggo, memberikan respons positif. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang terkendala biaya pengobatan.
“Acara ini membantu Dinas Kesehatan dengan cara alternatif. Kami ucapkan terima kasih kepada para praktisi. Tidak semua warga bisa berobat karena faktor ekonomi, dengan acara ini sangat membantu sekali,” kata Ronggo.
Dengan adanya kegiatan nyata dari PT WMP dan Waringin Emas Foundation ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan beban kesehatannya bisa sedikit teringankan.









