KARANGANYAR, TOMBAKRAKYAT.com – Delegasi Dewan Pengurus Cabang (DPC) FORMADES Kabupaten Karanganyar melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar. Senin (15/12/2025 10:00).
Tujuan utama kunjungan ini untuk menyerahkan bantuan untuk korban bencana Sumatera, yang bersumber dari donasi anggota FORMADES yang kepengurusanya sudah terbentuk sampai tingkat ranting di 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar.
Pada kesempatan itu juga dibahas kemungkinan sinergi kolaboratif FORMADES – BAZNAS dalam berbagai program kemaslahatan umat yang diprakarsai oleh BAZNAS Karanganyar.
Diwakili Sekretatis DPC, Nendra, Wakil Sektetaris Ibu Sulistyowati dan Bendahara DPC, Teguh Kuncoro, FORMADES diterima dengan hangat oleh Ketua Bidang 1 Bapak Laili dan Ketua Bidang Tanggap Bencana Bapak Haryono. Dalam sambutannya, Bapak Laili menyampaikan apresiasi yang tulus terhadap kedatangan tim FORMADES, menyatakan bahwa setiap bentuk bantuan untuk korban bencana selalu diterima dengan baik dan menjadi kontribusi berharga dalam upaya penanggulangan bencana.

Selanjutnya, Bapak Haryono menjelaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Karanganyar memiliki banyak program kemaslahatan yang berpotensi untuk disinergikan dengan FORMADES. Di antaranya, program-program terkait penanggulangan bencana, pemberdayaan masyarakat miskin, pendidikan, dan kesehatan. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti FORMADES dengan lembaga zakat seperti BAZNAS akan memperkuat jangkauan dan dampak program kemaslahatan untuk kesejahteraan umat secara luas.
Selama pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif, kedua pihak juga membahas langkah-langkah awal untuk menentukan program spesifik yang akan dijadikan titik temu sinergi. Tim FORMADES menyampaikan komitmennya untuk terus berpartisipasi dalam upaya kemaslahatan, sementara BAZNAS menjanjikan dukungan dan kerjasama yang optimal. Kunjungan ini diakhiri dengan harapan bersama bahwa sinergi yang terbangun akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat bencana dan program pemberdayaan berkelanjutan.












