BERITA

Hujan Petir, SPBU Boro Wetan Banyuurip Berhenti Operasi Sementara

170
×

Hujan Petir, SPBU Boro Wetan Banyuurip Berhenti Operasi Sementara

Sebarkan artikel ini

TombakRakyat.com, – PURWOREJO – SPBU yang berlokasi di Desa Boro Wetan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, mengalami penghentian operasional sementara akibat hujan disertai petir yang terjadi hari ini sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan di lapangan, hujan petir menyebabkan sistem dan perangkat SPBU tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Wawan, salah seorang warga yang berada di lokasi, membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga  Diduga Persoalan Blokade Jalan Belum Tuntas, Pekerjaan CV Meteor Jaya di Ruas Turirejo–Palon–Nglobo Tetap Berjalan

“Sekitar jam tiga sore tadi pom bensin mendadak mati dan tidak bisa beroperasi. Waktu itu hujan deras disertai petir,” ungkap Wawan.

Mas Mudi, operator SPBU borowetan

Sementara itu, Mus Mudi, operator SPBU Boro Wetan, menjelaskan bahwa penghentian operasional saat hujan petir merupakan langkah antisipatif sesuai anjuran dari pihak Telkom.

“Dari Telkom memang menganjurkan agar SPBU berhenti beroperasi saat hujan petir. Karena sering kali berdampak pada mesin SPBU, seperti AISI atau perangkat lain yang rawan petir. Kalau sudah kena, bisa mati total dan tidak bisa beroperasi,” jelas Mus Mudi.

Baca Juga  Komisi III DPRD Buru Panggil Satgas, Korwil, Dinkes dan Dikbud Soal Menu MBG Diduga Tak Penuhi Standar Gizi

Ia menambahkan, kerusakan akibat sambaran petir tidak hanya mengganggu operasional sementara, namun juga berpotensi menyebabkan kerusakan serius yang membutuhkan waktu lama untuk perbaikan.

Atas kejadian tersebut, pihak SPBU Boro Wetan berharap masyarakat dapat bersabar dan memahami kondisi yang terjadi.

“Kami mohon pengertian dari masyarakat. Penghentian ini bersifat sementara dan demi menjaga agar peralatan tetap aman. Setelah cuaca membaik, operasional akan kembali normal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *