KENDAL ,TOMBAK RAKYAT.COM – Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi sekolah dan madrasah swasta di wilayah Kabupaten Kendal.
Langkah ini diambil sebagai respons atas aspirasi dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Kendal yang menilai pentingnya dukungan fiskal daerah untuk menjamin pemerataan operasional sekolah.
Mahfud Sodiq menyampaikan bahwa dalam memajukan dunia pendidikan, pemerintah daerah tidak boleh tebang pilih antara sekolah negeri maupun swasta.Menurutnya, keberadaan sekolah swasta sangat vital dalam menampung siswa yang tidak terakomodasi di sekolah negeri.
“Terkait pemberian BOSDA kepada sekolah swasta, ini akan menjadi kajian serius kami. Pada prinsipnya, kami berkomitmen memajukan pendidikan tanpa pilih kasih.
Semua anak di Kendal berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujar Mahfud saat ditemui di Gedung DPRD Kendal.(Sabtu,11/7/2026)
Janji Bawa ke Rapat Daerah
Menanggapi keluhan BMPS mengenai banyaknya lulusan SD yang tidak melanjutkan ke jenjang SMP karena kendala biaya di sekolah swasta, Mahfud berjanji akan membawa persoalan ini ke tingkat Rapat Daerah.

Ia menekankan bahwa regulasi dan kemampuan fiskal daerah akan dikaji mendalam agar program BOSDA Pendamping—yang saat ini hanya diperuntukkan bagi SD dan SMP Negeri—bisa diperluas cakupannya.
Percepatan penyaluran BOSDA ini diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan atau bahkan menggratiskan biaya bagi murid di sekolah swasta.Hal ini sejalan dengan praktik di beberapa daerah lain di Jawa Tengah seperti Kota Semarang dan Surakarta yang telah berhasil menyalurkan BOSDA bagi sekolah swasta sejak beberapa tahun lalu.
Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal juga tengah merencanakan program kemitraan sekolah swasta dengan negeri sebagai solusi jangka pendek bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah.
Dengan adanya dorongan kuat dari pimpinan DPRD, diharapkan kebijakan BOSDA untuk sekolah swasta ini segera menemui titik terang guna memastikan tidak ada lagi anak di Kabupaten Kendal yang putus sekolah karena kendala biaya operasional.












